Rabu, 07 Mei 2014

Galaxy K Zoom, Smartphone Samsung yang Sangar



Bertempat di Red Dot Museum, Singapura, Samsung meluncurkan perangkat yang disebut sebagai Galaxy K Zoom.

Sekilas, perangkat ini seperti smartphone pada umumnya. Namun ia punya keistimewaan dari sisi kamera yang terbenam di dalamnya.

Sensor bongsor -- untuk ukuran ponsel -- sebesar 20,7 megapixel ini jadi senjatanya. Hal ini pun terlihat jelas saat kamera diaktifkan, lensa yang terbenam langsung menonjolkan dirinya.

Namun saat pindah ke bagian layar, K Zoom tampil layaknya ponsel pintar pada umumnya. Bisa diajak menelpon, internetan, dan aktivitas lainnya.

Nah, bagi yang penasaran Galaxy K Zoom lebih masuk perangkat kamera atau sebuah ponsel. Berikut hands on yang telah dilakukan detikINET saat handset ini diluncurkan di Negeri Singa.

Galaxy K Zoom memang difokuskan pada kemampuan kameranya. Fitur smartphone di perangkat ini tak banyak yang berubah dari basis Galaxy S5.

Seperti Ultra Power Saving Mode untuk meminimalkan konsumsi baterai, S Health yang dapat menjadi 'pelatih' kebugaran pribadi, dan lainnya.

Dapur pacunya dijalankan dengan sistem operasi Android 4.4 Kitkat dan chip dengan prosesor hexa core yang berjalan secara terpisah, satu unit quad core CPU 1.7 GHz dan dual core 1,3 GHz yang dipakai saat mengerjakan komputasi ringan, serta RAM 2 GB RAM.

Di atas kertas, spesifikasi ini cukup mentereng. Dan benar saja, saat dijajal detikINET, K Zoom cukup memukau dengan performa yang jauh dari kata ngelag. Padahal sudah dijajal dengan banyak membuka aplikasi dibuka dalam waktu yang bersamaan.

Ditambah lagi dengan sensitivitas layar yang menjanjikan sehingga perangkat ini cukup sensitif untuk mengakomodir 10 fingers touch.

Diukur dengan aplikasi benchmark AnTuTU, K Zoom mengukir performa 32152. Raihan ini berada di bawah LG G2 namun berada di atas HTC One dan Galaxy S4.

Hal istimewa dari K Zoom lainnya adalah, ketika dikoneksikan dengan headphone Samsung Level Over yang juga baru diluncurkan.

Dengan aksesoris ini, maka K Zoom tak cuma sekadar ponsel dan kamera, tetapi juga telah berubah menjadi perangkat pemutar musik dengan kualitas ciamik.




Dari namanya saja sudah dapat diketahui jika K Zoom punya kemampuan kamera di atas rata-rata dibandingkan ponsel lainnya. DetikINET pun menjajal kebolehan memotret dari kamera ini.

Dengan resolusi 20,7 megapixel dan sensor BSI CMOS, memang membuat foto yang dihasilkan lebih jernih dan bagus. Bahkan dalam kondisi temaram alias minim cahaya.

Kamera di K Zoom juga memiliki 10 kali zoom dengan Optical Image Stabilisation (OIS). Sayangnya saat mencoba memotret dengan menggunakan kekuatan maksimal dari zoom ini, hasil yang didapatkan tak begitu jernih. Foto yang dihasilkan harus diakui masih terdapat noise.

Lensa Galaxy K Zoom memiliki diameter 24-240 mm dengan bukaan f 3.1-6.3.

Untuk di ruangan yang minim cahaya dan memerlukan flash, Samsung memberikan Xenon Flash yang lebih terang dan jernih.

Lensa K Zoom memanjang secara otomatis ketika mode kamera diaktifasi dan menawarkan beberapa kapabilitas baru yang lebih canggih. Dari posisi lock screen ke posisi siap mengambil gambar, hanya butuh waktu 0,3 detik dengan cara menekan tombol volume dan shutter.

Di sisi perekam video, K Zoom juga mumpuni dengan mampu merekam video 1080p dengan 50/60 fps (frame per second).

sumber : http://inet.detik.com